CARA MENUMBUHKAN SIKAP
TOLERANSI PADA ANAK
Apa Itu Toleransi?
Toleransi
adalah cara menghargai dan menerima perbedaan atas berbagai perilaku, budaya,
agama, dan ras yang ada di dunia ini.
Mengapa Toleransi Perlu
Ditanamkan pada Anak Sejak Dini?
·
Toleransi
mengajarkan anak untuk berpikiran terbuka terhadap budaya lain dan dunia.
·
Toleransi
mendorong anak untuk belajar bekerjasama dengan orang lain.
Apa yang Terjadi Bila
Anak Tidak Memiliki Sikap Toleransi?
Tidak
bertoleransi adalah langkah awal perundungan. Anak akan mudah menilai orang
lain yang berbeda dengan dirinya.
Ketidaksukaannya
dapat ditunjukkan dengan mengganggu, menyerang, mengejek, dan melakukan
perundungan pada orang lain.
Anak
yang tidak dapat bertoleransi biasanya merasa tidak nyaman dengan kemampuan,
kepercayaan, dan nilai-nilai yang selama ini ditanamkan padanya.
Bagaimana Cara
Menumbuhkan Sikap Toleransi pada Anak?
1. Menumbuhkan
Rasa Cinta Kasih
Tunjukkan dan tanamkan pada anak bahwa
orang tua selalu mencintai, bahkan di saat anak sedang menunjukkan perilaku yang
tidak baik. Anak butuh dibantu dan diarahkan untuk berperilaku baik, bukan dimarahi
atau dihukum.
2.
Menerima
dan Menghargai Perbedaan Setiap Anggota Keluarga
di Rumah.
Memahami dan tidak memaksakan sifat,
gaya bicara, dan kemampuan berpikir anak agar sama dengan saudara lain atau
orang tua. Bantu anak untuk memiliki nilai-nilai dan penghargaan diri yang
baik.
3.
Memberikan
Contoh pada Anak
Orang tua memperlakukan dan berbicara
dengan baik kepada asisten rumah tangga, penjaga
keamanan, atau pegawai di supermarket.
4.
Memerhatikan
materi percakapan atau gaya bergurau yang berkaitan dengan stereotip ketika di dekat
anak.
Anak akan mengingat perkataan dan cara
orang tua merespon ketika membahas berita atau kehidupan seseorang. Misalnya:
“Yah namanya juga perempuan, pasti lemah!” atau “Biasalah anak pertama,
bawaannya memang keras.
5.
Menjawab
Pertanyaan Anak dengan Bijaksana dan Jujur Ketika Anak Mempertanyakan Perbedaan Antara
Dirinya dan Orang Lain.
Berikan contoh dan tanamkan pada anak
untuk menghormati orang lain. Misalnya ketika di jalan,
anak melihat dan menanyakan perilaku
anak berkebutuhan khusus yang berbeda. Orang tua tidak bisa mentolerir perilaku
yang tidak baik di dalam maupun di luar rumah.
6.
Pilih
Acara TV, Film, Games dan Cerita yang Menghargai Perbedaan.
Apabila orang tua melihat materinya menyudutkan
suku, agama, ras tertentu, maka orang tua harus segera mendiskusikannya dengan anak.
7.
Berikan
Anak Kesempatan untuk Bermain dan Bekerja Sama dengan Berbagai Tipe Orang dan Situasi.
Misalnya olahraga, klub seni, dan sebagainya.
8.
Mempelajari
Bersama Mengenai Budaya dan Tradisi Lain.
Cari tahu bagaimana budaya lain merayakan
sesuatu dan menjalani kehidupannya sehari-hari.
9.
Mengenalkan
dan Tanamkan Rasa Bangga Atas Tradisi Keluarga.
Berbagi cerita dan pengalaman bagaimana
orang tua tumbuh dengan tradisi tersebut dan
bagaimana menghadapi tantangannya.
Misalnya berbagi peran dan tanggung jawab di hari raya
atau berefleksi bersama di malam tahun
baru..
Sikap
Toleran dalam Kehidupan Beragama
·
Melaksanakan ajaran agama dengan baik.
·
Menghormati agama yang diyakini oleh
orang lain.
· Tidak memaksakan keyakinan agama kita
kepada orang yang berbeda agama.
· Bersikap toleran terhadap keyakinan dan
ibadah yang dilaksanakan oleh yang memiliki keyakinan dan agama yang berbeda.
· Tidak memandang rendah dan tidak menyalahkan
agama yang berbeda
0 komentar:
Posting Komentar