Minggu, 07 Juli 2019





CARA MENUMBUHKAN SIKAP TOLERANSI PADA ANAK
Apa Itu Toleransi?
Toleransi adalah cara menghargai dan menerima perbedaan atas berbagai perilaku, budaya, agama, dan ras yang ada di dunia ini.

Mengapa Toleransi Perlu Ditanamkan pada Anak Sejak Dini?
·         Toleransi mengajarkan anak untuk berpikiran terbuka terhadap budaya lain dan dunia.
·         Toleransi mendorong anak untuk belajar bekerjasama dengan orang lain.

Apa yang Terjadi Bila Anak Tidak Memiliki Sikap Toleransi?
Tidak bertoleransi adalah langkah awal perundungan. Anak akan mudah menilai orang lain yang berbeda dengan dirinya.
Ketidaksukaannya dapat ditunjukkan dengan mengganggu, menyerang, mengejek, dan melakukan perundungan pada orang lain.
Anak yang tidak dapat bertoleransi biasanya merasa tidak nyaman dengan kemampuan, kepercayaan, dan nilai-nilai yang selama ini ditanamkan padanya.

Bagaimana Cara Menumbuhkan Sikap Toleransi pada Anak?
1.       Menumbuhkan Rasa Cinta Kasih
Tunjukkan dan tanamkan pada anak bahwa orang tua selalu mencintai, bahkan di saat anak sedang menunjukkan perilaku yang tidak baik. Anak butuh dibantu dan diarahkan untuk berperilaku baik, bukan dimarahi atau dihukum.


2.       Menerima dan Menghargai Perbedaan Setiap Anggota  Keluarga di Rumah.
Memahami dan tidak memaksakan sifat, gaya bicara, dan kemampuan berpikir anak agar sama dengan saudara lain atau orang tua. Bantu anak untuk memiliki nilai-nilai dan penghargaan diri yang baik.

3.       Memberikan Contoh pada Anak
Orang tua memperlakukan dan berbicara dengan baik kepada asisten rumah tangga, penjaga
keamanan, atau pegawai di supermarket.

4.      Memerhatikan materi percakapan atau gaya bergurau yang  berkaitan dengan stereotip ketika di dekat anak.
Anak akan mengingat perkataan dan cara orang tua merespon ketika membahas berita atau kehidupan seseorang. Misalnya: “Yah namanya juga perempuan, pasti lemah!” atau “Biasalah anak pertama, bawaannya memang keras.

5.       Menjawab Pertanyaan Anak dengan Bijaksana dan Jujur  Ketika Anak Mempertanyakan Perbedaan Antara Dirinya  dan Orang Lain.
Berikan contoh dan tanamkan pada anak untuk menghormati orang lain. Misalnya ketika di jalan,
anak melihat dan menanyakan perilaku anak berkebutuhan khusus yang berbeda. Orang tua tidak bisa mentolerir perilaku yang tidak baik di dalam maupun di luar rumah.

6.       Pilih Acara TV, Film, Games dan Cerita yang Menghargai  Perbedaan.
Apabila orang tua melihat materinya menyudutkan suku, agama, ras tertentu, maka orang tua harus segera mendiskusikannya dengan anak.

7.       Berikan Anak Kesempatan untuk Bermain dan Bekerja  Sama dengan Berbagai Tipe Orang dan Situasi.
Misalnya olahraga, klub seni, dan sebagainya.

8.       Mempelajari Bersama Mengenai Budaya dan Tradisi Lain.
Cari tahu bagaimana budaya lain merayakan sesuatu dan menjalani kehidupannya sehari-hari.

9.       Mengenalkan dan Tanamkan Rasa Bangga Atas Tradisi  Keluarga.
Berbagi cerita dan pengalaman bagaimana orang tua tumbuh dengan tradisi tersebut dan
bagaimana menghadapi tantangannya. Misalnya berbagi peran dan tanggung jawab di hari raya
atau berefleksi bersama di malam tahun baru..

Sikap Toleran dalam Kehidupan Beragama
·         Melaksanakan ajaran agama dengan baik.
·         Menghormati agama yang diyakini oleh orang lain.
·   Tidak memaksakan keyakinan agama kita kepada orang yang berbeda    agama.
·     Bersikap toleran terhadap keyakinan dan ibadah yang dilaksanakan oleh      yang memiliki keyakinan dan agama yang berbeda.
·        Tidak memandang rendah dan tidak menyalahkan agama yang berbeda

0 komentar:

Posting Komentar